Senin, 11 Agustus 2014

Rekaman Film Masa Lalu?


Untuk seseorang yang telah memanggil aku dengan kata SAHABAT.
 
Sadarkah?
Aku….takkan sampai untuk menggenggam bola biru besar ini hanya dengan jemariku..
Dan aku….terlalu rapuh saat dihantam pusaran angin yang meluluh-lantahkan hati ini..
Tapi, berikan aku waktu untuk mencobanya.


Maka ia bergulir dengan cepatnya, melahap semua jeritan yang ada.


Akupun merasa sudah cukup kuat menghadapi serangan tak berujung ini, hanya dengan segenggam keberanian.
Aku mencoba dan terus mencobanya.
Tapi nyatanya, aku gagal.



Rasanya, kau terlalu tega, jika hanya meninggalkan lembaran kisah yang berakhir dengan kristal cair yang turun deras dari kedua mata ini.
Bahkan rasanya, hatiku hampir beku seiring pergantian matahari dan bulan ditiap masanya.



Dan……lihatlah, kawan.
Aku tersungkur dengan semua goresan luka ditubuhku.
Kenyataan telah menghancurkan segalanya, tak peduli bahwa yang menghadapinya adalah gadis lemah sepertiku.
 Kini aku tersadar bahwa kau takkan pernah merengkuh tubuh ringkih ini lagi.



Tak pedulikah kau melihat keadaanku?
Disini aku memerlukan sekeping cinta yang tulus dari hati kecilmu!
Aku memerlukan senyummu untuk menutupi semua rasa perih yang tiada obatnya ini!
Membantuku merangkak perlahan dengan renyahan tawamu, kawan..


Tangan mungil ini terlalu sulit untuk menggapai ranting-ranting kebahagian.
Badan ini terlalu lelah untuk terus berlari dari kenyataan.
Juga kakiku, yang takkan bisa menumpu beratnya semua perasaan ini.
Tapi, ingatanku tentang kenangan lalu….takkan pernah cacat, ia akan abadi dalam putaran film masa lalu KITA.